ENERGY

Jokowi Resmikan Tiga Proyek Pembangkin Panas Bumi Rp 6 Triliun

2016_10_13-15_50_08_aa86a4b599cbbfbe233100273ee9b1e9_620x413_thumb

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian tiga proyek infrastruktur pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) milik PT Pertamina (Persero). Ketiga pembangkit itu meliputi PLTP Lahendong unit 5 dan 6 berkapasitas 2 x 20 MW di Tompaso, Sulawesi Utara, dan PLTP Ulubelu unit 3 berkapasitas 1 x 55 MW. Total nilai ketiga proyek itu sebesar Rp 6,18 triliun.

Direktur Utama Pertamina Dwi Sutjipto menjelaskan, pembangunan PLTP Lahendong unit 5 dan 6 menghabiskan dana sekitar US$ 282,07 juta atau setara dengan Rp 3,3 triliun. Dua proyek itu secara berturut-turut sebenarnya ditargetkan rampung pada Desember ini dan Juni 2017, sejak mulai dikerjakan pada 5 Juli 2015.

Namun, dua proyek tersebut bisa diselesaikan lebih cepat, yakni masing-masing pada 15 September lalu atau lebih cepat tiga bulan dan 9 Desember lalu atau lebih cepat enam bulan.

Menurut Dwi, pembangunan proyek PLTP Lahendong unit 5 dan 6  ini menggunakan skema total project, yakni proses pembangunannya hingga menghasilkan listrik. Proses pembangunannya menyerap tenaga kerja lokal sekitar 1.800 orang, dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) mencapai 42,68 persen.

Penyelesaian dua proyek itu menambah kapasitas pembangkit di Area Lahendong  menjadi 120 Mega Watt. Selain itu, memperkuat sistem ketenagalistrikan di Minahasa Sulawesi Utara, dengan teralirinya listrik kepada 240 ribu rumah tangga.

Proyek ketiga yang diresmikan Jokowi adalah PLTP Ulubelu unit 3. Dwi mengatakan, proyek ini menelan investasi sebesar US$ 250 juta atau Rp 2,8 triliun, dengan menggunakan skema yang sama.

PLTP Ulubelu unit 3 di Tanggamus, Lampung, ini mulai dikerjakan pada 5 Juli 2015 dengan target penyelesaian pada Agustus lalu. Namun, penyelesaian proyek yang menyerap tenaga kerja sekitar 3.000 orang dengan TKDN mencapai 50,89 persen ini lebih cepat satu bulan.

“Proyek-proyek yang diresmikan hari ini nilainya US$ 532,07 juta atau setara Rp 6,18 triliun dari total Rp 26 triliun yang dianggarkan Pertamina untuk proyek yang sedang berjalan sampai dengan 2020,” ujar Dwi di Minahasa, seperti dikutip dari siaran pers Pertamina, Selasa (27/12). Ia pun mengapresiasi Pertamina Geothermal Energy (PGE) selaku anak usaha Pertamina, yang berhasil menyelesaikan proyek lebih cepat dari jadwal.

Sekadar informasi, Pertamina melalui PGE menargetkan penambahan kapasitas pembangkit listrik panas bumi sebesar 1.037 MW hingga tahun 2021. Untuk mencapai target tersebut, Pertamina juga telah membangun beberapa pembangkit panas bumi yang memasuki tahap ground breaking.

Antara lain, pembangkit Karaha Unit 1 dengan kapasitas 55 MW yang saat ini sudah mencapai 91 persen dan diharapkan rampung pada Mei 2017. Selain itu, proyek pembangkit panas bumi Lumut Balai Unit 1 & 2 berkapasitas 2×55 MW, yang pembangunannya telah mencapai 71 persen.

Adapun, proses pembangunan proyek Hululais 1 berkapasitas 55 MW dan Kerinci Unit 1 kapasitas 55 MW masing-masing mencapai 67 persen dan 43 persen.

1 Comment

1 Comment

  1. musliadi

    August 10, 2018 at 2:16 pm


    Kepada Yth,
    Bpk/Ibu Pimpinan Bagian Import
    Div : Import-Export & Purchasing

    Dengan Hormat,

    Perkenalkan kami dari PT JINGGA TRAN PERSADA, International Freight Forwarders, Customs Clearance, Customs Consultant And Land Transportation Service. Dengan kopetensi tinggi dalam semua aspek jasa pengangkutan, di dukung oleh jaringan yang luas, pelayaran dan Customs,
    PT JINGGA TRANS PERSADA, memiliki kemampuan yang sangat baik untuk menanggani setiap aspek kebutuhan pengiriman barang Import anda.

    New Service PT.JINGGA TRAN PERSADA sbb :
    Jasa Customs Clearance Import Via Udara ( Soekarno-hatta dan Halim Perdana Kusuma )
    Jasa Customs Clearance Import Via Laut ( LCL / FCL 20feet / 40feet dll )
    Jasa Undername Export-Import
    Undername / perizinan import ( Perusahaan / Sewa )
    Bea Import Glosir ( ALL-IN ) Via Laut dan Udara
    Domestik Via Laut, Darat dan Udara ke Seluruh Indonesia
    Cara konsultasi gratis untuk mengimport
    Agensi : Asia, Eropa, Amerika, Afrika dan Australia
    Izin yang kami miliki antara lain :
    API dengan XX bagian HS
    SPI ( Produk Kehutanan )
    SPI / IT Besi baja ( SPI QUOTA )
    LS ( Laporan Surveyor )
    LS Alas kaki
    LS Electronic
    LS Mainan
    LS Pakaian jadi
    LS Garment
    Demikian penawaran dari kami, atas pertimbangan dan perhatiannya kami mengucapkan terima kasih.

    Thanks & Best Regards,

    ( Mr ) Musliadi
    Import Dept
    Wa : 085297678786

    PT. JINGGA TRAN PERSADA
    Cibubur Times Square, Ruko Medison
    Jl. Raya Transyogi Km.3 B3 Jati Karya, Jati Sempurna Kota Bekasi, Jawa Barat
    Telp : 021-28674430
    Fax : 021-28674430
    Mobile : +6285297678786
    Email : musliadi.jingga@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Petro Updated

To Top
Translate »