Drilling

ENI Sukses Mengebor Sumur Merakes-2 di Kalimantan Timur

2016_04_28-18_45_39_5da6620b21c5519a92bbccf04838ee3f_620x413_thumb
katadata.co.id

Perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Italia, Eni berhasil mengebor dan menguji coba sumur Merakes-2, Lapangan Merakes Blok East Sepinggan di Kalimantan Timur. Ini merupakan sumur pertama yang akan dijadikan bahan sertifikasi cadangan migas.

Eni mengebor Sumur Merakes-2  dengan kedalaman 2.732 meter. Sebelumnya Eni juga sudah mengebor sumur eksplorasi Merakes-1 yang ditemukan pada 2014. Pengeboran sumur eksplorasi ini untuk mengambil sampel sebagai dasar pengeboran Merakes-2.

Dengan pengeboran sumur Merakes-2, Eni menaksir potensi cadangan gas di Lapangan Merakes mencapai 2 triliun kaki kubik (TCF). Namun, potensi ini masih perlu dilakukan studi dan evaluasi lebih lanjut untuk bisa mengkomersialisasi dan mengembangkan lapangan migas tersebut.

Rencananya produksi gas dari lapangan Merakes akan terintegrasi dengan fasilitas produksi yang ada di Lapangan Jangkrik. Alasannya adalah kedekatan jarak antara kedua lapangan tersebut, yakni sekitar 35 kilometer.

Integrasi tersebut bisa menekan waktu dan biaya produksi. “Kedekatan Merakes dan Jangkrik akan memungkinkan untuk memaksimalkan sinergi dengan infrastruktur terdekat yang ada,” seperti dikutip berdasarkan keterangan resmi Eni, Rabu (1/2).

Sekadar informasi, Eni merupakan operator Blok Sepinggan di Kalimantan Timur dengan memegang hak kelola sebesar 85 persen, sisanya dimiliki oleh Pertamina Hulu Energi (PHE). Eni telah beroperasi di Indonesia sejak 2001 dan saat ini memiliki portofolio aset yang besar di eksplorasi, produksi dan pengembangan migas.

Selain mengoperasikan blok Sepinggan, Eni juga mengoperasikan Blok Muara Bakau di Kalimantan Timur. Saat ini fasilitas produksi proyek Jangkrik yang ada di Blok tersebut sedang dalam tahap penyelesaian. SKK migas menargetkan proyek tersebut bisa beroperasi pada Juli 2017.

Eni Muara Bakau BV menjadi operator dari Blok Muara Bakau dengan hak kelola sebesar 55 persen.  Mitra lainnya adalah GDF Suez Exploration Indonesia yang memegang hak kelola 33,33 persen dan Saka Energi Muara Bakau sebesar 11,67 persen.

View Original Article

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Petro Updated

To Top
Translate »