gold

Soal Freeport, Luhut: Wapres Amerika Puas dengan Penjelasan Jokowi

2017_04_20-20_56_02_f9f0726cb0287d68309584aa77179081_620x413_thumb
ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI - Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Wakil Presiden Amerika Serikat Michael R. Pence di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/4).

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence sempat membahas divestasi saham Freeport saat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka. Hal itu dinyatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Menurut Luhut, Pence puas dengan penjelasan Jokowi soal keinginan pemerintah terkait divestasi 51 persen saham Freeport. “Sempat disinggung sedikit, Pence sangat puas dengan penjelasan Presiden. Masak minta (saham) untuk rakyat tidak boleh,” kata Luhut di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/4).

Luhut mengatakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan sudah melaporkan kepada dirinya bahwa perundingan dengan Freeport hampir mencapai tahap akhir. Ia berharap hal terkait teknis perundingan dapat diselesaikan pekan depan. “Kalau bisa lebih cepat lebih bagus,” katanya.

Sebaliknya, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan bahwa pembicaraan 45 menitnya dengan Pence tak menyinggung soal Freeport. Pence memang menemui Kalla di Istana Wakil Presiden setelah bertemu Jokowi. “Saya katakan itu sudah selesai dan memang itu (Freeport) tidak disinggung,” kata Kalla, siang tadi.

Dengan Kalla, Pence lebih banyak membahas kerja sama perdagangan dan investasi secara umum. Menurut Kalla, AS masih berniat meningkatkan perdagangan serta investasinya di Indonesia dalam kerja sama yang bersifat bilateral dan bukan multilateral seperti Trans Pacific Partnership (TPP).

Hal lain yang juga dibahas adalah tuduhan praktik dumping dari National Biodiesel Board (NBB) Fair Trade Coalition atau Asosiasi Produsen Biodiesel AS  terhadap produk olahan Crude Palm Oil (CPO) asal Indonesia. “Jangan ada pihak-pihak yang ingin menganggap kita dumping soal-soal itu, sama sekali tak ada (dumping),” kata Kalla.

Hal senada disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Walaupun tidak menjelaskan banyak, Retno mengatakan urusan terkait Freeport sudah dapat dikatakan selesai, “Freeport sudah done,” kata Retno.

View Original Article

Kamis 20/4/2017, 20.41 WIB
Ameidyo Daud

Petro Updated

To Top
Translate »