OIL & GAS

Lifting Migas 2017 Tak Mencapai Target

productions ilustrasi
Ilustrasi

Data kurang lengkap, peralatan belum siap, atau masalah transisi menjadi beberapa faktor akibat tidak tercapainya target lifting migas tahun lalu.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan realisasi lifting minyak dan gas (migas) sepanjang 2017 tidak dapat mencapai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APNB-P) 2017.

Dari target sebesar 1,965 juta barrels equivalent oil per day (BEOPD), realisasinya hanya mencapai angka 1,944 juta BEOPD, atau 1,1 persen lebih rendah dari target APNB-P 2017. Pencapaian tersebut diperoleh dari realisasi lifting minyak bumi sebesar 803.800 BOPD atau 98,9 persen dari target dan realisasi lifting gas bumi sebesar 1,14 juta BOEPD atau 99,2 persen dari target.

Faktor yang menyebabkan tidak tercapainya target lifting migas, menurut Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi bervariasi, tetapi tiga terbesar adalah data yang kurang lengkap, peralatan yang belum siap, atau masalah transisi.

Pertamina EP dan Total E&P Indonesia, misalnya. Pertamina EP hanya mencapai 94,9 persen dari target lifting minyak bumi karena mengalami kendala teknis di lapangan, sementara Total E&P Indonesie yang menjadi operator Blok Mahakam hanya mencapai 96,7 persen dari target lifting gas bumi karena berada dalam proses transisi.

Selain itu, salah satu penyebab luputnya target lifting dikarenakan dari 87 wilayah kerja (WK) migas hanya 73 WK yang yang sudah berproduksi, sementara 14 WK lainnya lalu masih dalam proses pengembangan sepanjang 2017.

Menurut data SKK Migas, realisasi migas tahun lalu masing-masing merupakan kontribusi 73 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Dari 73 KKKS tersebut, 10 KKKS berkontribusi hingga 86 persen dari total nilai lifting di minyak bumi, sementara pada lifting gas bumi 10 KKKS berkontribusi hingga 80 persen dari total nilai lifting.

Lifting Minyak dan Gas 2017

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Petro Updated

To Top
Translate »