New Technology

Teknologi 5G Segera Diujicobakan di Indonesia

5G
Illustration

Teknologi super cepat nirkabel 5G akan diujicobakan pada gelaran Asian Games yang berlangsung pada Agustus 2018.

Pada satu kesempatan, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Keminfo) Ismail TM mengatakan setelah teknologinya sudah matang teknologi 5G akan masuk Indonesia.

“Sekarang kami lagi mempersiapkan frekuensi yang dibutuhkan 5G dan saya rasa ini aplikasi pertama yang digunakan untuk industri 4.0,” jelas Ismail. Teknologi generasi kelima dari jaringan selular di Indonesia ini hadir dengan spektrum sebesar 3,5 GB, 36 GB, dan 28 GB.

Nantinya Jakarta akan menjadi kota pertama uji coba 5G pada penyelenggaraan Asian Games. Sementara ponsel yang dapat menikmati jaringan ini adalah ponsel dengan spesifikasi jaringan LTE Cat 6 ke atas dan IOS atau Android dengan kecepatan 450/50 Mbps.

Dengan teknologi 5G, dunia akan diajak memasuki sebuah era di mana perangkat lebih mudah terkoneksi antara satu dengan lainnya (machine to machine), virtual reality (VR) dan artificial inteligent (AI) atau kecerdasan buatan yang lebih baik, dan implementasi Internet of Thing (IoT) melangkah ke tahap selanjutnya.

Konkritnya, diperkirakan berkat 5G di masa depan teknologi mobil tanpa kemudi, kendaraan yang terkoneksi (V2X), pengiriman menggunakan drone, otomasi robot industri, bahkan hiburan berbasis VR dapat terpenuhi.

Selain itu, 5G juga dikatakan akan mampu memberikan dukungan kuat pada perkembangan internet dan menghadirkan pengalaman Mobile Broadband (MBB) ke tingkat spektrum yang tinggi, jumlah koneksi lebih banyak, dan latensi yang sangat rendah dengan kisaran I mili detik. Ini memungkinkan operator memberikan lebih banyak koneksi Mobile Network of Things (MoT).

Bagi masyarakat kebanyakan yang mungkin dapat dinikmati dan dinantikan dari kehadiran teknologi 5G adalah koneksi internet yang lebih cepat dibandingkan 4G LTE, harga yang lebih efisien atau murah – baik bagi operator maupun pengguna, dan juga konsumsi baterai yang lebih hemat karena 5G hanya mengonsumsi sedikit daya baterai dibandingkan 4G.

Petro Updated

To Top
Translate »